Wednesday, February 7, 2018

Wanitaku

Wanitaku,
Aku menatap samar-samar dengan rasa yang hampir saja aku putus asa karenanya
Kau tetap memandangku dengan tenang meski hatimu sedikit teriris
Aku lebih ingin berada disana saat semua telah hancur dan aku begitu betah untuk bermenung disana
Kau selalu bilang kita akan segera melangkah dengan penuh keyakinan
Aku tetap saja masih tidak bergerak kaku terjerembab dengan masa lalu
Kau dengan tenang tetap menemani ku hingga kau terlupa kau juga punya rasa
Aku menghabiskan waktu menikmati angin yang telah berlalu jauh meninggalkan ku
Kau masih setia menemaniku hingga tak sadar waktu telah jauh berlalu
Aku merasa seperti 2 tahun yang lalu, tiada perubahan 
Kau dengan sabar tetap disamping sana diujung yang jauh dari ku
Aku mulai tahu ternyata aku memiliki sesuatu yang lebih berharga
Kau masih seperti dulu dengan muka yang tetap tersenyum
Dan aku sadar aku harus berjalan dengan dia, kamu yang ada selama ini
Kau akhirnya meyakinkanku cinta itu bisa hidup kembali dihati yang gersang
Dan aku mulai pulih, aku mendengar setiap kata dari mu dan aku mulai merasa kaki ini melangkah
Kau ternyata begitu berbeda, tuhan mengirimkan dengan sebuah alasan yang sangat berarti bagiku
Dan aku semoga belum terlambat menyadari ini setelah berjalan begitu jauh 
Kau tetap tersenyum namun semangat itu mulai luntur,terlihat wajahmu sedikit berubah, dan badan sedikit berbeda, namun ku harap itulah kau 
Dan hari itu semua kembali kedunia nyata, bahwa cinta itu tak pernah hilang meski pernah patah berking-keping dan kau tak bisa untuk menyatukan dalam waktu sebentar
Dan akhirnya cinta itu kembali ada karena kaulah wanitaku...
Salam Penuh Cinta Arzil Maulana

No comments:

Post a Comment