Selamat pagi selamat bekerja kembali,,tetap semangat!!!
Hai sobat semua, hari ini memulai pekerjaan saya akan menulis tentang sebuah prahara hidup yaitu antara jodoh, tahta dan martabat
Seiring perjalan manusia, kita akan sampai satu masa dimana kita ditakdirkan untuk hidup berpasang-pasangan. Artinya manusia akan menemukan seseorang yang akan mendampinginya kelak sebagai satu pasangan hingga mereka berkembang membentuk keluarga, kehidupan berpasang-pasangan banyak diamanatkan dalam kita suci berbagai agama dan sudah menjadi kodrat manusia untuk hidup berpasangan. Menemukan seorang pasangan hidup bukanlah perkara mudah karena akan banyak proses dan tantangan yang dihadapi meski seseorang tersebut telah ditakdirkan menjadi jodoh kita. Dan mengenai siapa jodoh kita kelak maka tidak ada satu orangpun yang tahu kecuali tuhan yang maha kuasa dan permasalahan jodoh adalah salah satu bentuk kuasa-Nya. Bisa jadi jodoh tersebut adalah orang terdekat kita seperti teman, sahabat, partner dan rekan bisnis maupun orang yang akrab sama sekali dan dengan kuasanya meski belum saling mengenal sebelumnya namun karena satu momen pertemuan seperti diacara rapat kerja, konsolidasi, seminar dan acara lainnya bisa bertemu dengan jodoh. itulah rahasia tuhan yang tidak bisa ditebak kapan kita akan bertemu dengan jodoh kita namun semua orang sudah ditakdirkan untuk berpasang-pasangan tergantung cepat atau lambat kita akan menemukannya.
Berbicara tentang perjalanan hidup seseorang kita akan menemukan yang namanya tahta atau kekuasaan. Tahta sering diartikan sebagai kedudukan atau kekuasaan. Dari sekian ambisi manusia hidup yaitu mencapai yang namanya kekuasaan baik itu dilingkup pribadi keluarga masyarakat maupun negara. Tahta adalah suatu pencapaian dalam diri seseorang untuk berkuasa atau memiliki kedudukan atau pandangan dalam sebuah masyarakat dan dengan tahta seseorang merasa lebih dihargai dan dikenal oleh banyak orang. Tahta bisa berupa kekuasaan memimpin ataupun kekayaan harta sehingga seseorang tersebut menjadi dominan dalam suatu masyarakat. Untuk mencapai tahta banyak orang begitu ambisius dan tidak sedikit juga karena meraih tahta banyak yang tidak mengindahkan norma seperti persaudaraan dan saling peduli karena memperebutkan tahta dan tidak sedikit pula peperangan terjadi di belahan dunia karena perebutan tahta. Salah satunya adalah sejarah kerajaan zaman dulu seperti peradaban china dan kerajaan nusantara dan hingga sekarang masih terjadi perang saudara dalam memperebutkan tahta.
Dan yang selanjutnya yaitu martabat. Martabat adalah nilai dari seseorang dalam sebuah masyarakat. Dengan martabat seseorang bisa dipandang bukan hanya karena kekuasaannya, kekayaannya, pendidikannya tapi bisa juga karena jasanya. Seseorang yang bermartabat akan selalu dihormati dan dihargai dalam suatu masyarakat. Dan itu terbentuk atas dasar nilai dari dirinya sendiri. Martabat adalah suatu nilai yang diciptakan dan martabat bukanla suatu gelar namun itu adalah stigma masyarakat kepada diri seseorang atau keluarga. Dengan martabat seseorang mampu dikenal banyak orang dan mereka merasa dekat dengannya. Itulah sebabnya martabat seseorang lebih tinggi dari harta kekayaan itu sendiri.
Ketiga ambisi hidup manusia diatas memiliki keterikatan satu dengan yang lain dan akan menjadi penting ketika berbicara jodoh dan yang menjadi pertimbangan adalah tahta dan martabat keluarga. Banyak orang yang tidak bisa menentukan jodoh pilihan hatinya sendiri alasan tahta dan martabat dan beberapa kisah terjadi seperti kisah siti nurbaya dan lain sebagainya. Jodoh yang seharusnya hak seseorang untuk menentukan dengan siapa dia hidup dan berkeluarga karena faktor tahta dan martabat semua berubah dan sebagian orang tidsk bisa menentukan jodohnya sesuai keinginannya. Dalam menentukan pasangan memang sangat dianjurkan untuk melihat latar belakang keluarga, kekayaan, bentuk rupa tetapi yang lebih penting dari segala adalah kecocokan. Jika dipaksakan perjodohan karena takut kehilangan tahta dan harta, namun harta dan tahta bukanlah menjamin kehidupan damai dan bahagia karena sejatinya perjodohan adalah rasa untuk saling mengisi dan membahagiakan satu sama lain.
Namun banyak juga kisah didunia ini beberapa orang berani meninggalkan tahta dan martabat demi bertemu dengan jodohnya seperti putri kaisar jepang yaitu putri mako dengan seseorang lelaki biasa yaitu kei komuro. Dan banyak lagi pangeran dan putri raja yang menikahi jodoh nya yang orang biasa.
No comments:
Post a Comment